PERSMAAN PARAMETRIK DAN VEKTOR PADA BIDANG
A. Persamaan Parametrik
Selamat malam gengs, Kita lanjutkan bahasan kita mengenai Fungsi Paramatrik. Fungsi parametrik adalah fungsi yang dipengaruhi oleh paramater tertentu. misalnya ” t” . Jadi bukan lagi y=f(x) akan tetapi x=f(t) dan y=g(t). Perlunya menggunakan fungsi parametrik adalah karena suatu kurva berubah posisi koordinatnya (x,y) lebih karena dipengaruhi oleh faktor “t”. Sehingga kadang kurva terlihat begitu rumit, model kurva ini dibagi menjadi 4 kelompok gengs, yaitu :
Berikut ini ada contoh sebuah fungsi parametrik nih dan bagaimana membuat gambarnya :
x = t2 + 2t y
= t – 3 -2
≤ t ≤ 3
Oh ya gengs, untuk membuat gambarnya, lebih mudah untuk membuat tabel 3 kolom seperti dibawah ini kemudian baru digambar. Buatlah titik-titik koordinat (x,y) hasil dari memasukkan nilai “t” ke dalam persamaan f(t) dan g(t), kemudian dilanjutkan dengan membentuk kurva yang mulus
Terlihat ya gengs dari gambar di atas, adalah sebuah kurva parabola. Dan kita bisa mengetahui persamaan parametrik di atas merupakan persamaan parabola atau bukan, dengan mengeliminasi paramater “t”. Caranya sebagai berikut
Dari persamaan parametrik ini
x = t2 + 2t y
= t – 3 -2
≤ t ≤ 3
diketahui dari persamaan ke-2 bahwa t = y + 3
dengan mensubstitusikan t ke dalam persamaan pertama
diperoleh
x = ( y + 3)2 + 2( y + 3 )
= y2 +
8y +15
X + 1 = (y + 4)2
Persamaan ini menunjukkan persamaan parabola dengan titik puncak
di (-1, -4), terbuka ke kanan dengan direktrik 1/4.
B.Vektor
Tau gak gengs tentang vektor? yups bukan hal asing lagi yaaa. semua udah pada tau, apa? masih ada yang belum? ok deh saya kasih tau nih, Vektor merupakan besaran yang
mempunyai panjang dan arah.
Vektor-vektor dapat dinyatakan secara geometris
sebagai segmen-segmen garis terarah atau panah-panah di ruang-2 (R2)
atau ruang-3 (R3). Arah panah menentukan arah vektor dan panjang
panah menyatakan besarnya vektor. Ekor panah dinamakan titi awal (initial
point) dari vektor, dan ujung panah dinamakan titik terminal
(terminal point). Vektor biasanya
dilambangkan dengan huruf kecil dan tebal, misal a, b,
p, q, u dan v atau
dengan huruf kecil dan memberi garis panah diatasnya.
Contoh vektor PQ memiliki titik pangkal P dan
ujuang Q. Sedangkan panjang vektor PQ dilambangkan dengan I PQ I. Vektor dapat
ditulis dengan huruf kecil a, b, c. Misalkan pada gambar dibawah ini :
Maka vektor
PQ dapat ditulis pada diagram cartesius
jika misalkan titik A (a1,a2) dan titik B (b1,b2)
Gini ni kalo vektor digambar berada di R2
Panjang vektornya gini yaaa gengs :
Operasi
Aljabar pada Vektor
1. 1. Penjumlahan
dan Pengurangan vektor
Ada 2 cara yaitu
a)
Cara
segitiga
Titik pangkal vektor b
derimpit ruas dengan titik ujung vektor a. Jumlah vektor a dan b didapat dengan
menarik ruas garis dari titik pangkal vektor a ke titik ujung vektor b. Ruas garis
ini diwakili oleh ektor c sehingga a ± b = c
b)
Aturan
Jajargenjang
Titik pangkal vektor a dan
b harus berimpit
Jika vektor a dan b di R2
Jika menggunakan pasangan
terurut
a + b = (a1 + b1
, a2 + b2)
a - b = (a1 - b1
, a2 - b2)
2. 2. Perkalian
Vektor
a.
Perkalian
skalar dengan vektor
Jika k skalar tak nol dan
vektor a = a1i + a2j maka vektor ka = (ka1,ka2)
b.
Perkalian
skalar dua vektor
Jika vvektor a = a1i
+ a2j dan vektor b = b1i + b2j maka a.b = a1.b1
+ a2.b2
c.
Perkalian
skalar dua vektor jika membentuk vektor
Jika a dan b vektor tak nol dan sudut α
diantara vektor a dan b. Maka perkalian skalar vektor a dan b adalah = IaI. IbI
cos α
Sifat operasi aljabar pada vektor
C. Hubungan Persamaan Parametrik dan Vektor (Persamaan vektor)
Pada ilustrasi di atas, tampak ya gengs bahwa garis k melalui titik A dengan arah vektor p→ , dimana p→ bukanlah vektor nol
Nah, karena titikR terletak pada garis k , maka perpindahan vektor AR−→−− merupakan kelipatan dari vektor p→ → AR−→−−=tp→ .
Selanjutnya, dengan memperhatikan arah vektor, kita peroleh hubungan sebagai berikut:
r→===OR−→−−OA−→−−+AR−→−−a→+tp→
Perlu kita ketahui gengs,a→ adalah vektor posisi dari titik A dan t adalah skalar yang menyatakan rasio perpindahan vektor AR−→−− terhadap p→ .
Ya, persamaan vektor dari sebuah garis yang melalui titikA dengan arah vektor p→ adalah r→=a→+tp→ .
Nah gengs, agar kita semakin jelas dengan materi di atas, mari kita cermati contoh berikut.Nah, karena titik
Selanjutnya, dengan memperhatikan arah vektor, kita peroleh hubungan sebagai berikut:
Perlu kita ketahui gengs,
Ya, persamaan vektor dari sebuah garis yang melalui titik
Tentukan persamaan vektor dari sebuah garis yang melalui titik
Penyelesaian:
Oleh karena gradien garis adalah
Dengan demikian, persamaan vektor dari garis yang dimaksud adalah
Berdasarkan uraian di atas,
x=1+5t y=2+4t
Jadi, persamaan vektor dari sebuah garis yang melalui titik
Sekian dulu pembahasan untuk kali ini ya gengs.. semoga bermanfaat yaaa, apabila ada kesalahan mohon kritikannya dengan sopan. sampai jumpa kemali gengs.. selamat malam :)









